Jumat, 06 Maret 2009

Ulama Saudi Kritik Keluarga Kerajaan


ImageAlislamu.com -- Akhirnya ulama Saudi berani juga mengkritik keluarga kerajaan. Kritikan secara langsung dan terbuka yang dilakukan ulama Saudi kepada keluarga kerajaan termasuk tidak lazim di negri yang mengklaim paling Sunnah itu.

Kritikan yang dilakukan oleh Syaikh Yusuf Ahmad seorang profesor di departemen hukum Islam Universitas Al Imam yang juga merupakan pegawai pemerintah itu ditujukan kepada hartawan kerajaan dan pengusaha saudi.

Dua nama yang cukup terkenal dikalangan masyarakat Saudi bahkan dunia yang di kritik secara langsung oleh ulama tersebut adalah pangeran Al Walid Bin Talal dan Walid Al Ibrahim. Pangeran Al-Walid sendiri merupakan keponakan dari almarhum Raja Fahd dan juga merupakan sepupu dari Raja Abdullah bin Abdul Aziz karena masih satu garis keturunan dari Bani Al Su'ud yg merupakan pendiri kerajaan Saudi Arabia.

Syaikh Yusuf Ahmad mengkritik keras kedua orang itu karena mereka - terutama pangeran Walid bin Talal memiliki stasiun TV yang secara tidak langsung mengkampanyekan 'westernisasi' di negara Arab. Stasiun TV MBC dan Rotana adalah stasiun TV Arab ber'style' barat. Film-film box office hollywood, musik dan gaya penyanyi ala MTV mewarnai siaran kedua stasiun TV itu.

Syaikh Yusuf bahkan mengatakan kalau stasiun TV milik mereka itu lebih berbahaya dari dealer narkoba karena saluran TV tersebut menyiarkan secara langsung film-film ala barat yang sudah barang tentu sangat menyimpang dari timbangan syariat Islam.

Kritikan keras yang disampaikan oleh Syaikh Yusuf berkaitan dengan respon dari pernyataan Al-Walid yang menyatakan suatu saat nanti akan ada bioskop di kerajaan Saudi yang memutar film-film 'positif' yang sesuai dengan aturan yang berlaku di Saudi.

Kritikan ini terjadi setelah 6 bulan sebelumnya, seorang mantan petinggi di pengadilan Arab Saudi mengeluarkan pernyataan – boleh membunuh pemilik stasiun TV satelit yang menampilkan dan menyiarkan konten-konten yang tidak bermoral . Tapi dia tidak menyebutkan secara spesifik nama pemilik stasiun TV itu.

“Film adalah alat yang digunakan oleh orang munafik untuk mengkampanyekan program westernisasi mereka kepada masyarakat, hal itu sangat menyimpang dari ajaran agama,”kata Syaikh Yusuf Ahmad dalam suatu situs Islam.

“Ini sebuah tugas untuk menyeret dia (Al-Walid) dan Al-Walid Ibrahim serta orang-orang seperti dia, ke pengadilan,” tambahnya. “Mereka tidak kurang berbahaya nya dengan dealer narkoba.”

MBC group yang dimiliki pangeran Al-Walid yang di dalam nya juga ada stasiun TV MBC – menyiarkan film, hiburan, berita dan program-program anak-anak dalam bahasa Arab dan Inggris, termasuk film-film Amerika dan Eropa.

Sedangkan stasiun TV Rotana dimiliki oleh Al-Walid Ibrahim merupakan jaringan stasiun TV Arab yang terkenal yang menyiarkan film dan video musik layaknya MTV.

Craig Unger mantan deputi direktur New York Observer dalam bukunya yang berjudul “Dinasti Bush Dinasti Saud” memaparkan kelakuan beberapa oknum keluarga kerajaan di negeri itu. Termasuk di dalamnya pangeran Al-Walid Bin Talal yang sangat 'flamboyan'.

Pangeran Al-Walid adalah anggota keluarga kerajaan Saudi yang bergaya hidup barat, berada dikalangan jetset, alumni universitas di barat . Bahkan anak-anaknya yang perempuan satupun tidak ada yang memakai hijab.

Pangeran Al-Walid menurut majalah Forbes termasuk orang ke 13 dari orang-orang terkaya di dunia. Termasuk yang memiliki saham Disney World dan beberapa bank riba. (erm/fani)


Kamis, 05 Maret 2009

Syaikh Aiman Az Zawahiriy: Dari Kabul Sampai Mogadisyu

Hakimul Ummah Syaikh Aiman Adh-Dhowahiry -semoga Allah menjaganya-
*****

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji Milik Allah, shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah, dan segenap keluarga Beliau, para Shahabat, dan seluruh pengikutnya.

Saudara muslimku, di mana saja kalian berada, Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Amma ba’d:
Dalam beberapa hari terakhir ini, berbagai perkembangan yang sangat cepat terjadi di berbagai negeri muslim, saling susul menyusul seperti berlomba. Kesemua peristiwa ini agaknya perlu untuk kita perhatikan, menjadi bahan refleksi, dan analisis kita.

Aku akan memulai pembicaraan ini dengan mengomentari apa yang tengah terjadi di Somalia. Dua perkembangan penting telah terjadi di sana. Yang pertama adalah satu langkah kemajuan untuk meraih kemenangan Islam, semakin kuatnya kedudukan kaum Muslimin, dan diusirnya penjajah yang menginvasi negeri mereka. Kita melihat betapa pengaruh Mujahidin semakin meluas di Somalia. Mereka terus meluaskan pemberlakuan hukum syariah dan terus mendesak mundur kaum penjajah, musuh Islam dan para pendukungnya, dari berbagai wilayah Somalia. Khususnya salah satu pencapaian yang terpenting, Mujahidin berhasil merebut kota Baidoa, di mana sebelumnya kota strategis ini menjadi ibukota dari pemerintahan transisional Somalia bentukan Amerika.

Tetapi perkembangan yang kedua adalah kolusi yang dijalin penjajah salib dalam usaha mereka memerangi Jihad dan menciptakan rejim boneka yang tunduk sepenuhnya pada kepentingan Amerika dan mengabaikan hukum syariah.

Di sinilah kita menyaksikan mengapa Amerika berperan aktif, bersama-sama PBB, dalam mensetting dan membentuk pemerintahan baru ini (di bawah kepemimpinan Sheikh Syarif Ahmed, yang dipromosikan sebagai mantan tokoh Al Mahakim Al Islamiyah, dan berpandangan Islam moderat. Pent), dan dengan terburu-buru segera mendeklarasikan dukungan kepadanya, sama seperti dulu mereka mendukung pemerintahan khianat Abdullah Yusuf.

Tetapi Mujahidin Somalia, dengan ijin Allah, menyadari seluruh dimensi dari konspirasi ini, dan secara jujur terbuka mereka menolak tipu muslihat ini, dan mereka, dengan pertolongan Allah, bersumpah untuk tidak akan meletakkan senjata hingga daulah Islam berdiri, dan mereka juga bersumpah akan berjihad memerangi pemerintahan bentukan Amerika ini sama seperti dulu mereka berjihad memerangi penjajah Ethiopia dan para milisi-milisi murtad pendukungnya.

… dan bagi Mujahidin, tidak ada bedanya antara penjajah Ethiopia dan Kenya atau Uganda, atau Burundi, atau tentara Persatuan Afrika atau apapun! Keseluruhan mereka adalah kekuatan penjajah kafir yang menyerbu Bumi Islam, maka fardhu 'ain bagi setiap Muslim untuk berjihad mengusir mereka.

Dan aku menyeru kepada segenap Saudaraku di Somalia yang tercinta, Somalia (negeri) kesabaran dan Ribath dan Jihad, agar kalian jangan tertipu oleh mereka yang tunduk setuju pada konstitusi kaum sekular yang hendak disandingkan dengan Syariah. Dan aku sampaikan kepada kalian: Bagaimana mungkin, kalian telah mengorbankan ribuan syuhada untuk membela Syariah Allah, lalu hari ini seseorang datang kepada kalian dengan tipuan muslihat menawarkan konstitusi yang tidak diatur oleh Syariah dan kalian mengetahui bahwa orang ini telah berpartisipasi dalam pemerintahan tunggal bersama dengan mereka yang telah memerangi Syariah?

Dan aku sampaikan kepada kalian, bagaimana mungkin, kalian telah mempersembahkan ribuan syuhada untuk mensucikan Bumi Islam Somalia dari najis penjajah salib Amerika, lalu seseorang datang kepada kalian dengan kata-kata manis menipu bahwa Amerika memiliki peran positif di Somalia?

Apakah kalian telah lupa siapa sesungguhnya Amerika?

Inilah Amerika, musuh Islam dan kaum Muslimin, dan adalah juga Amerika yang telah membantai puluhan ribu rakyat Somalia melalui tangan tentara dan agen-agennya.

Apakah kita telah lupa, mengapa Amerika memasuki Somalia pada kesempatan pertama, lalu pada kesempatan kedua mereka mengirimkan pesawat-pesawat pembom dan para agen-agen penjajah?

Bukankah Amerika memasuki Somalia untuk menghapuskan Islam di sana, dan merubahnya menjadi salah satu orbit dari koalisi armada salib dalam peperangan mereka melawan Islam, yang sering mereka sebut sebagai perang melawan terorisme?

Bukankah Amerika yang telah menghancurkan rumah dan desa Muslim di Afghanistan dan Iraq? Bukankah Amerika yang selalu mensupport Israel dengan seluruh peralatan militer tercanggih untuk membasmi kaum perempuan kita, anak-anak kita, dan orang tua kita di Palestina dan Gaza yang terkepung, sungai darah masih mengalir di sana?

Bukankah Amerika yang telah mengepung Saudara Muslim kita di Iraq, hingga jutaan anak-anak kita mati terbunuh, dan juga Amerika yang hari ini tengah mengepung Saudara kita di Gaza?

Jadi, bagaimana mungkin kita mengharapkan kebaikan dari Amerika? Yang dapat kita harapkan dari Amerika, hanyalah kejahatan dan kebusukan.

Lalu, bagaimana bisa kita percaya kepada seseorang yang mengklaim bahwa Amerika memiliki peran positif di Somalia? Peran positif Amerika di Somalia adalah memenuhi saku para pengkhianat dengan uang sogokan.

Dan mengapa, wahai Muslim Somalia, kalian telah mengorbankan ribuan syuhada untuk mensucikan Somalia Muslim dari kafir penjajah, lalu seseorang datang kepada kalian hari ini untuk menipu kalian dengan merubah nama dan topeng para penjajah? Tetapi penjajah tetaplah penjajah, dan invasi tetaplah invasi.

Dan mengapa kalian, kalian telah mengorbankan ribuan syuhada untuk menolak invasi Amerika yang bersembunyi di balik jubah PBB, lalu seseorang datang kepada kalian hari ini hendak menipu kalian dengan mengatakan bahwa kalian harus menghormati prinsip-prinsip PBB?

Menghormati prinsip-prinsip PBB pada dasarnya adalah menegakkan hukum yang bukan Hukum Syariah. Menghormati prinsip-prinsip PBB artinya mengakui aneksasi Israel atas Palestina, mengakui penjajahan Rusia atas Chechnya dan seluruh Kaukasus Muslim, mengakui penjajahan Spanyol atas Ceuta dan Melilla, dan mengakui penindasan Cina atas Turkistan Timur, karena seluruh negara tirani ini adalah anggota PBB, yang salah satu pasal deklarasinya adalah pengakuan kesatuan dan integritas dari territorial mereka.

Dan aku ingin mengingatkan seluruh Muslim Somalia akan pernyataan yang Haq (dari Allah yang Maha Agung): “Perangilah mereka hingga tidak ada lagi fitnah, dan seluruh din itu milik Allah. Dan jika mereka tunduk, maka tidak ada peperangan kecuali terhadap orang-orang yang dzalim”. (2: 193). Dan pernyataan dari Nabi saw: “Dia yang berperang demi tingginya Kalimat Allah, maka itulah fi Sabilillah”. (Bukhari). Maka janganlah kalian meletakkan senjata hingga seluruh din itu milik Allah dan hingga Kalimat Allah tinggi, tiada yang melebihi ketinggiannya.

Yang kedua, aku ingin menyampaikan tentang semakin bertumbuhnya kebangkitan Jihad di Semenanjung Arabia umumnya, dan Yaman khususnya…

Kebangkitan ini, yang salah satu targetnya adalah membebaskan Semenanjung Arabia dari penjajah salib dan para agen khianat mereka, dan kebangkitan ini terus menguat dan semakin kokoh, dengan pertolongan dan petunjuk Allah, meskipun berbagai kampanye penindasan, penyelewengan dan stigma menikam mereka, dan meskipun seluruh kesulitan, hambatan, dan rintangan menghadang mereka.

Itulah mengapa aku menyeru para kabilah mulia dan pahlawan Yaman, dan aku menyeru kalian: Jangan kalian tertinggal dari saudara kalian para kabilah Pashtun dan Baluch yang telah menolong Allah dan RasulNya, dan telah membuat Amerika serta sekutu salibnya terhuyung limbung di Afghanistan dan Pakistan.

Wahai para kabilah Yaman, para kabilah (pemilik) hikmah dan iman! Wahai Yaman negeri izzah dan kepahlawanan, Yaman negeri Ribath dan Jihad: Saudara kalian dari kabilah Pashtun dan Baluch yang perwira telah membuat aliansi salib merasakan kepedihan di atas kepedihan, dan mereka terus mengirimkan ribuan singa-singa Jihad di Afghanistan di bawah panji Amirul Mu’minin Mullah Muhammad Umar Mujahid (semoga Allah melindunginya), dan mereka tengah mendisiplinkan tentara khianat Pakistan, membuat mereka merasakan kekalahan di atas kekalahan dan memaksa mereka tunduk untuk membuat perjanjian dalam rangka menyelamatkan nyawa mereka dari terkaman para singa, dan para pahlawan Pashtun serta Baluch ini terus menerus memotong jalur suplai bagi armada salib dari Pakistan ke Afghanistan.

Bagaimana mungkin, Wahai kabilah Yaman yang mulia dan perkasa, kalian dapat menyetujui dan membiarkan Yaman menjadi pusat suplai bagi armada salib dalam melancarkan perang atas bumi-bumi Islam? Bagaimana bisa, kalian membiarkan pihak yang berkuasa dan memerintah di Yaman adalah CIA? Karena Abdullah Shaleh dan kroninya, tidak lebih dari hamba dan budak armada salib.

Bagaimana mungkin, kalian menerima pengkhianat ini menjadi presiden dan penguasa kalian, ketika ia mengemis sejumput dollar Amerika dengan menumpahkan darah segenap orang-orang Yaman yang jujur, terhormat lagi merdeka?

Wahai kalian orang-orang merdeka, para pemilik izzah, wahai kalian para pemilik ghirah! Aku bertanya atas kalian seperti Sang Haq (Allah SWT) bertanya pada hamba-hambanya yang beriman: “Wahai kalian orang-orang mu’min, jadilah kalian para penolong Allah, sebagaimana Isa putra Maryam berkata pada hawariyyun, ‘Siapakah yang akan menjadi penolongku di sisi Allah?’ Maka para hawariyyun berkata, ‘Kamilah para penolong Allah’. Maka sekelompok orang dari Bani Israel beriman dan sekelompok yang lain kafir. Maka kami menolong orang-orang beriman atas musuh-musuh mereka, dan mereka menjadi pihak yang menang”. (61: 14)

Maka jadilah kalian penolong Allah, dan jangan kalian jadi penolong Amerika. Jadilah kalian penolong Allah, dan janganlah kalian jadi penolong Ali Abdullah Saleh, sang agen salibis. Jadilah kalian penolong dan pendukung saudara kalian Mujahidin, dan janganlah kalian jadi penolong dan pendukung armada salib dan kampanye perang mereka yang telah membanti saudara Muslim kalian di Afghanistan, Iraq, dan Palestina.

Aku berdoa kepada Allah, agar Dia melimpahkan keteguhan atas saudara kami Mujahidin di Semenanjung Arabia dan Yaman, dan agar Dia melindungi segenap saudara kita dari kejahatan salib dan para sekutunya, dan agar menurunkan pertolongannya yang kuat dan kemenangan gemilang yang dekat, dan agar menjadikan mereka duri di tenggorokan armada salib serta para pendukungnya seperti dinasti Saud dan Ali Abdullah Saleh, yang telah menggadaikan agama mereka, kehormatan dan negeri mereka demi menyenangkan Amerika.

Hal ketiga yang ingin aku sampaikan, adalah berbagai tawaran dan tekanan yang tengah dilancarkan atas rakyat kita di Gaza melalui para kacung Israel berkebangsaan Arab, untuk dapat mencapai berbagai hal melalui tipu daya dan konspirasi, yang tidak dapat mereka capai melalui pemboman dan kampanye militer.

Para kacung Israel berkebangsaan Arab tengah berusaha untuk menekan rakyat Gaza supaya ‘tenang’ dan diam, sehingga mereka berhenti dari Jihad dengan imbalan dibukanya embargo.

Tetapi aku menegaskan kepada saudara dan kerabat kami di Gaza, bahwa Jihad untuk membebaskan Palestina dan seluruh Bumi Islam tidak boleh berhenti. Dan jika satu medan menyempit, maka medan yang lain selalu terbuka dan dibukakan Allah, dan target-target Yahudi dan Salibis bertebaran di seluruh dunia, dan bukanlah musuh yang akan menentukan kepada kita tempat, medan, waktu, dan cara kita memerangi mereka.

Dan aku ulangi lagi kepada Saudaraku Mujahidin di Gaza dan seluruh tempat, bahwa Mujahidin yang ada di berbagai front Jihad melawan armada salib sangat siap untuk menyediakan bagi saudara mereka Mujahidin di Gaza dan seluruh tempat, dengan berbagai sarana untuk i’dad dan persiapan Jihad dengan sarana apa saja yang mereka mampu. Dan mereka tidak menuntut imbalan apapun, kecuali Jaza dari Allah.

Maka, saudara kami Mujahidin di Gaza tidak boleh putus asa jika mereka merasa sempit, karena seluruh bumi ini adalah medan Jihad kita dalam melawan aliansi salib zionis, dengan pertolongan Allah dan kuasaNya.

Dan aku mengingatkan diriku dan saudaraku Mujahidin di Gaza, bahwa kemenangan itu semata dari Allah. Allah berfirman, “… dan tidaklah kemenangan itu, melainkan dari Allah yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana”. (3: 126). Dan Allah berfirman, “Jika Allah menolong kamu, maka tiada satupun yang dapat mengalahkanmu. Tetapi jika Allah membiarkanmu (tidak memberi pertolongan) maka siapakah yang dapat menolongmu setelah itu? Karena itu hendaklah hanya kepada Allah semata orang-orang mu’min bertawakkal”. (3: 160). Dan Allah berfirman, “Wahai orang-orang beriman! Jika kamu menolong Allah, maka Allah pasti akan menolongmu dan akan meneguhkan kedudukanmu”. (47: 7). Dan menolong Allah adalah dengan mematuhiNya dan seluruh perintahNya. Dan Tauhid adalah pokok seluruh kepatuhan, tanpanya segala amal tidak diterima. Dan Allah berfirman, “Dan sungguh telah diwahyukan kepadamu dan kepada (orang-orang) sebelum kamu, jika engkau mempersekutukan Allah, niscaya akan hapuslah seluruh amal-amalmu, dan engkau pasti akan termasuk golongan yang merugi”. (39: 65). Dan menegakkan hukum dengan apa-apa yang diwahyukan Allah adalah salah satu pilar Tauhid. Allah berfirman, “Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai penentu keputusan dalam segala perkara di antara mereka, kemudian tidak ada keberatan dalam hati mereka atas putusan yang engkau tetapkan dan mereka menerima dengan sepenuh hati”. (4: 65)

Dan aku mengingatkan saudara dan kerabat kami di Gaza serta Palestina, bahwa pembicaraan untuk mereformasi PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) adalah sebuah angan-angan kosong dan sia-sia. PLO adalah organisasi sekular yang tidak berhukum dengan Syariat Islam, dan inilah organisasi yang telah mencampakkan Jihad dari piagamnya, dan telah menyepakati untuk menggadaikan Palestina demi remah-remah roti yang sedikit, dan berpura-pura lupa akan kedudukan Palestina sebelum 1967. Dan adalah PLO yang ikut mengakui legitimasi Israel dan aneksasinya atas hampir seluruh wilayah Palestina. Inilah organisasi yang telah tenggelam dalam lumpur hitam perjanjian Oslo, dan hingga hari ini belum juga dapat bangkit dari kubangan lumpur itu.

Katakanlah kita berhipotesa bahwa PLO akan membuka pintunya sehingga seluruh tandzhim dan organisasi Palestina bergabung, kemudian mayoritas telah mengambil suara final, dan suara mayoritas itu melakukan voting memilih untuk menerima solusi model dua negara (Palestina – Israel) dan mengabaikan bagian Bumi Palestina yang dijajah sebelum Juni 1967, maka bagaimanakah pendirian mereka yang meminta reformasi PLO berdasarkan proses demokratik? Akankah mereka menerima putusan mayoritas, apakah itu melalui pemilu atau referendum, lalu mereka harus melupakan Haifa, Akka, Jaffa, Ashqelon, Negev, dan bumi Palestina lainnya yang dianeksasi Israel sebelum 1967? Ini adalah sesuatu yang tidak mungkin satupun Muslim yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip Tauhid dan Aqidah akan menerimanya. Karena aturan Syariah bukanlah obyek referendum, dan Jihad di Palestina adalah fardlu ain untuk mengusir seluruh penjajah dari tiap jengkal tanahnya, demikian juga bumi Islam lainnya, apakah mayoritas setuju atau tidak setuju.

Aku berdoa kepada Allah agar menunjuki Ummah Muslim kita di Gaza untuk mentaati Allah, dan agar Allah menurunkan atas mereka kemenangan dan futuhat serta melepaskan belenggu yang mengikat mereka.

Hal keempat yang aku ingin bicarakan, adalah berbagai perkembangan terakhir di Pakistan dan Afghanistan. Amerika tengah berada dalam kesulitan yang kelam, dan para agen mereka menjadi gugup serta resah. Sebagaimana kita saksikan Hamid Karzai di Munich mengundang Taliban yang berada di luar Afghanistan dan tidak terkait dengan Al Qaidah untuk pulang ke Afghanistan dan berpartisipasi dalam kehidupan politik. Ini adalah undangan yang mendatangkan cemoohan, mirip dengan apa yang diusahakan Amerika dan Arab Saudi sebelumnya dalam mempromosikan negosiasi dengan Taliban melalui mediasi Arab Saudi, sungguh suatu lelucon kegagalan yang akan berakhir dengan kegagalan.

Dan aku menyeru para pahlawan tabah, rakyat Muslim Afghanistan, dan aku katakan pada kalian: bukankah telah sangat jelas terlihat oleh kita, siapakah mereka yang tengah gigih bertempur menahan musuh kafir yang menyerbu, dan siapakah mereka yang justru bekerja sebagai pesuruh dan hamba orang-orang kafir.

Mereka yang kemarin menuduh Taliban sebagai agen Pakistan, dan mengklaim bahwa mereka memerangi Taliban dalam rangka mencegah Afghanistan jatuh dalam cengkeraman pengaruh Pakistan, hari ini mereka juga yang menerima kehadiran lebih dari 20 panji armada salib di Kabul, dan lebih jauh, mereka memenuhi kantong dan pundi-pundi kekayaannya dengan uang pasukan salib.

Wahai rakyat Muslim Afghan yang perkasa: Bukan hanya saudara Taliban kalian yang tengah bertempur memerdekakan Afghanistan, kenyataannya, saudara kalian Taliban di Pakistan juga tengah berjihad untuk membersihkan Pakistan dari Amerika dan para agen-agennya di pemerintahan serta militer Pakistan. Maka katakanlah pada mereka yang menuduh bahwa Taliban adalah agen bentukan Pakistan: “Kalian para pendusta hina yang tidak memiliki ghirah, ataupun izzah, ataupun semangat. Kalianlah yang sesungguhnya menginginkan armada salib terus bercokol di Afghanistan sehingga kalian dapat terus menikmati manisnya uang haram sogokan mereka”.

Wahai rakyat Muslim Afghan yang perwira: adalah hak kalian untuk memakai kebanggaan dan harga diri dalam putra-putra kalian Mujahidin Taliban, dan adalah hak kalian untuk mengambil izzah bersama sosok Amirul Mu’minin Mullah Muhammad Umar Mujahid (hafidzahullah), yang telah menegaskan kepada para thowaghit, para tirani, dan penjahat durjana, “Tidak! Kami tidak akan menyerahkan Muslim kepada orang kafir”. Dan mereka dengan tabah melanjutkan Jihad melawan kaum kuffar armada salib beserta antek-anteknya, dan kini berbagai basyirah tentang kemenangan mulai terlihat muncul di ufuk cakrawala, bersama kekuatan Allah.

Wahai rakyat Afghan yang perwira: hendaknya kalian menyertai Saudara kalian putra-putra Taliban dalam Jihad melawan penjajahan armada salib Amerika, yang telah menghinakan Rasul kita, dan telah menodai kesucian Al Quran, dan telah mengotori tanah Afghan yang mulia. Janganlah kalian rela menyaksikan berkibarnya 20 panji armada salib di atas langit Kabul.

Wahai Ummat Islam di Afghanistan, jika penjajahan armada salib berlanjut, maka mereka akan menggerogoti anak-anak kalian, dan mereka akan memurtadkan/memalingkan anak-anak kita dari Islam, izzah, kesucian, dan kesholehan. Maka siapakah di antara kalian yang senang dengan hal tersebut, kehilangan dinnya, ghirahnya, dan izzahnya?

Wahai rakyat Afghan yang perwira, aku menyeru kalian dengan wahyu yang haq dari Allah yang Maha Agung, “Wahai orang-orang mu’min! maukah Aku tunjukkan pada kalian satu perniagaan yang akan menyelamatkan kalian dari adzab yang pedih? Yaitu kamu beriman kepada Allah dan RasulNya, kemudian berjihad di Jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu sekiranya kamu mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni seluruh dosamu, dan akan memasukkan kamu ke dalam Surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai. Dan Dia akan menyediakan untukmu tempat tinggal yang baik di dalam Surga And, itulah kemenangan yang agung. Dan Dia akan melimpahkan karunia yang lain yang engkau sukai: pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat. Maka berilah kabar gembira kepada orang-orang mu’min”. (61: 10-13).

Dan doa terakhir kami, segala puji bagi Allah, Maharaja alam semesta. Shalawat dan salam untuk Rasulullah saw. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

*****

Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
Oleh:
Forum Islam Al-Tawbah
bersama meraih impian syahadah

Islam di Inggris Berkembang dari Kampus

London (ANTARA News) - Agama Islam di Kerajaan Inggris berkembang di kalangan akademisi dan universitas di berbagai perguruan tinggi. Hal ini dapat dilihat dengan digelarnya berbagai kegiatan dan juga munculnya Islamic Society.

Salah satunya kegiatan yang dilakukan University of Essex, Colchester dengan menggelar "Islamic Awarness" pekan silam yang diisi antara lain dengan pameran pengetahuan pengenai Islam, pameran halal food dan konferensi Islam yang berjudul "Islam Beyon the Viel".

Konferensi yang diikuti lebih dari 200 peserta, separuh di antaranya adalah warga Inggeris digelar Islamic Society, lembaga mahasiswa Muslim di University of Essex, menawarkan Islam sebagai solusi.

Konferensi yang merupakan kelanjutan dua konferensi sebelumnya yaitu -- "A journey to Islamic values,"(2008) dan "Islam as a moderate religion", (007) - menampilkan lima pembicara di mana empat di antaranya British Muslim.

Amika Wardana, dosen jurusan Pendidikan Sejarah dari Universitas Negeri Yogyakarta yang mengambil program Doktor Sosiologi di University of Essex, mengatakan Konferensi Islam yang digelar untuk ketiganya menawarkan Islam sebagai solusi.

Sejak tiga tahun lalu Universitas Essex mengelar acara "Islamic Awarness" yang berlangsung dengan sukses, ujar Sekretaris Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Inggris Raya .

Berkembangnya agama Islam di berbagai kampus di Kerajaan Inggris juga diakui Nurul Hidayati Fithriyah yang tengah menyelesaikan S3 di University of Manchester.

Menurut wanita kelahiran Bandung 1975, yang akrab disapa mbak Efi hal tersebut merupakan gejala Sunatullah sesuai dengan Kitabullah.

"Sesungguhnya yang bertaqwa kepada Allah adalah orang-orang yang berilmu" ujar dosen Teknik Kimia, Fak Teknik, Univ Muhammadiyah Jakarta itu.

Dikatakannya harusnya semakin pandai manusia semestinya makin sadar hakikat kebenaran, dan berusaha menemukan Tuhan.

Nurul Hidayati Fithriyah yang menyelesaikan S1 Teknik Kimia, di Fak Teknik UI, Depok, mengatakan kemungkinan lain adalah pertumbuhan aktivitas muslim kampus seperti juga di kampus-kampus Indonesia.

Selain itu pegawai PT Aneka Gas Industri mengatakan gejala tersebut juga ada hubungannya dengan kompetisi diantara mahasiswa untuk menempati posisi penting di student union atau senat mahasiswa.

Dengan demikian mereka bisa menggolkan program-program yang Islami, atau memperjuangkan kepentingan mahasiswa muslim, ujar istri Ir. H. Zainal Abidin.

Nurul yang menyelesaikan S2 di Universitas yang sama mengambil Polymer Science & Technology, School of Materials, the Univ of Manchester memberi contoh salah
satunya mengenai seragam medis/ruang bedah yg menutup aurat.

Selain itu banyaknya kritik terhadap media yang tidak independen khususnya dalam isu terkait muslim, membuat keingintahuan mahasiswa lain mengenai Islam, ujar Nurul yang juga aktif di ICMI UK.

Menurut Nurul, kehadiran ISOC juga sempat diprotes oleh Jewish Society waktu debat menghadirkan sejarawan anti-holocaust, kenangnya.

Kemungkinan lain lagi, banyak mahasiswa dari negeri muslim, Malaysia, Libya, Iran, Turki, Saudi, Palestina, dan negara lainnya yang kuliah di Inggris.

Freedom of Speech

Menurut ibu Nadia Lathifah Abidin (8), Aziz Faizullah Abidin (6) Zahra Hanania Abidin (3), berkembangnya Islam di kampus juga tidak lepas dari iklim "Freedom of Speech," yang dianut oleh pemerintah Inggris.

Hal ini sangat menunjang berkembangnya agama islam di kampus kampus, selain karena bahasanya yang internasional, mutu fasilitas kuliah dan riset yang tinggi, fasilitas menarik untuk student dan keluarganya.

Nurul yang juga aktif di ICMI UK mengibaratkan mobil, kalau bensinnya full tank kan larinya kencang.

Dikatakannya kegiatan mahasiswa muslim di kampusnya dikoordinir Manchester ISOC (Islamic Society), terdiri tiga kampus Uni of Manchester, Uni of Salford, & Mc`r Metropolitan Uni, seperti sosial event, Islamic circles, Arabic, Tajwid, Fiqh, dan juga mengelar National Islam awareness week.

Mereka biasanya selain membuat acara sendiri juga panitia gabungan seperti pada kegiatan Fresher`s week tiap September, ISOC stall di gedung student union.

Di Manchester University juga sering mengadakan ?drop-in session,? kalau ada yang berminat bergabung, atau sekedar bertanya mengenai Islam dan banyak lagi kegiatan khusus untuk sisters atau brothers evening.

Umat Islam di Inggris menyebut saudara seagama dengan menyebutkan sister untuk wanita dan brother untuk kaum prianya, ujar Nurul.

Selain ajakan berpuasa sehari dan undangan ifthar bersama gratis di restauran, lecture series dari pakar dengan berbagai topik seputar kehidupan.

Islamic Society juga mengelar bazar buku, pakaian, makanan halal dan kebutuhan muslim, sholat jama`ah fardhu dan Jum`at, "Fajr Tree" yaitu saling membangunkan sholat Shubuh dengan `miss call? ke HP terutama waktu Summer dimana waktu Shubuh sekitar pukul 3 pagi.

Banyak lagi kegiatan yang dilakukan bahkan mereka juga aktif mengikuti kegiatan nasional, seperti konferensi British Muslim Council (MCB), demo anti perang, mengorganisir diskusi terbuka seputar masalah Palestina dan dunia Islam lainnya, dan pemutar film Islami gratis produksi Iran dan Mesir.

Mahasiswa Muslim yang tergabung dalam ISOC juga berhasil memperjuangkan agar kantin di student union menyediakan makanan halal dan kampus menyediakan masjid atau ruangan untuk shalat Jumat.

Keberadaannya diakui

Sementara itu Saharman Gea yang tengah menuntut ilmu di Queen Marry London mengakui bahwa sangat menarik mencermati perkembangan Islam di UK melalui kampus.

Hampir di setiap kampus di UK memiliki Islamic Society yang dikenal dengan singkatan ISOC, ujar PhD student di Departemen Materials Queen Mary, London.

Menurut Saharman di Queen Mary, ISOC ini sangat berkembang dan bermanfaat sekali bagi mahasiswa yang datang dari berbagai negara.

Lewat forum ini semua keperluan mahasiswa dapat disalurkan baik sesama maupun hubungannnya dengan universitas karena ISOC diakui keberadaannya secara resmi oleh universitas.

Conton kecil, penyelenggaran sholat Jumat di kampus adalah ISOC. Mereka mendapatkan izin untuk ruangan dan fasilitas lain dari kampus.

Ini mirip gerakan dakwah kampus di pertengahan tahun 80-an di tanah air, ujar Saharman Gea.

Uniknya, setidaknya khususnya di Queen Mary, ISOC ini tidak ekslusif pada kelompok dan paham tertentu. Bahkan kawan kawan dari Syiah sekalipun ikut dalam kelompok ini. Mazhab dan turunnya hampir tidak pernah dipermasalahkan, ujar suami Mutia.

Menurut Ketua Umum PC Muhammadiyah Inggris, memang dalam kegiatannya islamic Sociaty perlu diperluas. ISOC mestinya jangan hanya fokus pada kegiatan ibadah mahdah.

Tetapi juga mestinya peka terhadap perkembangan sosial lainnya seperti isu lingkungan hidup, perkembangan ekonomi, kontribusi muslim Eropa terhadap kemajuan science dan technology, sehingga kelihatan berwarna.

Ini perlu dilakukan agar nanti kalau ISOC dikampus berkembang pesat, tidak mudah untuk dituduh dan dicurigai macam-macam. Hal ini pernah juga didiskusikan dengan kawan-kawan di ISOC Queen Mary.

Kesulitaan lain adalah forum ini sangat longgar karena semangat silaturrahmi lebih dikedepankan. Saya khawatir ada pihak-pihak lain yang memanfaatkan celah in untuk memasukkan kepentingannya sehingga dakwah di kampus akan mudah bias,demikian Saharman Gea. [ant/hidayatullah.com]

Al Qassam “Pamerkan” Identitas Pasukan Israel yang Tewas

Kepingan identitas berupa kalung yang dipakai oleh tentara Israel dikoleksi oleh Al Qassam, setelah pemiliknya tewas di tangan para pejuang

Hidayatullah.com--Situs resmi sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin Al Qassam Identitas Tentara Zionispublikasikan foto-foto mengenai kalung identitas pasukan Israel yang terbunuh di Gaza. Ini sesuai janji dari pihak Al Qassam beberapa pekan lalu, bahwa mereka telah mengoleksi flat logam identitas pasukan Israel, dan akan segera mempublikasikannya.

Ada 5 identitas dalam foto yang mereka publikasikan. Di flat logam putih itu tertulis nama tentara dan nomor mereka dengan bahasa Ibrani. Dari 5 flat itu, tertulis nama Klainer Surun dengan nomor 5926597, Cohen Avikhar dengan nomor 7686397, Matius Andre dengan nomor 7714709 serta Uver Uran dengan nomor 5360634.

Identitas Al Qassam sebelumnya melansir bahwa dalam perang Al Furqan, pasukan yang amat ditakuti oleh Israel ini telah membunuh 80 anggota militer Israel. Bahkan beberapa tentara Yahudi berhasil ditawan, akan tetapi pesawat tempur Israel mengetahui keberadaan tawanan melalui paralatan militer yang dikenakan para prajuritnya, hingga dengan mudah mereka menghancurkan bangunan tempat pasukan mereka ditawan. Karena serangan itu, semua tawanan tewas dan beberapa pajuang syahid.

Ribuan Tentara AS Terkena Serangan Sakit Jiwa


New York - Data terbaru menunjukkan bahwa sekitar 300 ribu tentara Amerika yang ditugaskan dalam berbagai perang kini mengidap penyakit jiwa. Surat kabar New York Times kemarin (Selasa, 03/03) dalam laporannya menulis,

berdasarkan data Institute Rand, sekitar 320 ribu tentara Amerika mengalami masalah di otaknya. New York Times lantas mengkritik pemerintah Amerika yang tidak memiliki program di Irak dan Afganistan yang berpangruh pada kondisi ekonomi negara dan menulis, krisis ekonomi Amerika dan bangkrutnya bank-bank negara ini menyebabkan rakyat harus menurunkan tingkat kualitas kehidupan mereka, sementara Amerika masih asik membiayai miliaran dolar untuk perang Afganistan dan Irak.

Sekitar 300 ribu tentara Amerika Serikat (AS) yang kembali dari Irak dan Afghanistan, menderita gejala kelainan stres pasca-traumatik atau depresi, dan setengah dari mereka tidak mendapat perawatan, ungkap suatu studi independen, Kamis. Penelitian oleh RAND Corp. itu juga memperkirakan bahwa 320 ribu tentara lainnya kemungkinan mengalami cedera otak traumatik saat bertugas.

Para peneliti itu tidak bisa menyebutkan jumlah kasus yang parah atau yang perlu mendapat perawatan. Studi yang diumumkan sebagai survai berskala besar pertama non-pemerintah untuk masalah tersebut, mendapati bahwa kelainan stres dan depresi terdapat pada 18,5 persen dari 1,5 juta AS lebih tentara AS yang dikirim ke dua medan perang tersebut.

Angka tersebut kira-kira sama dengan penelitian-penelitian sebelumnya. Suatu penilaian yang dilakukan pada bulan Februari oleh Angkatan Darat AS memperlihatkan bahwa pada tahun 2007, sebanyak 17,9 persen pasukan mereka di Irak dan Afghanistan menderita stres akut, depresi atau kegelisahan. Pada tahun 2006 jumlah tentara yang mengalami gejala tersebut mencapai 19,1 persen.

Hasil studi setebal 500 halaman dari RAND menyebutkan bahwa hanya setengah dari tentara tersebut mendapatkan perawatan, itupun lima puluh persennya hanya mendapatkan perawatan yang "memadai secara minimal". Studi tersebut disusun berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada lebih dari 1.900 tentara angkatan darat, pelaut dan Korps Marinir.

"Ada krisis besar yang dihadapi personel-personel yang sudah membaktikan diri mereka di Irak dan Afghanistan," kata Terri Tanielian, peneliti dari RAND yang juga salah satu pemimpin studi tersebut. "Mereka harus mendapatkan perawatan yang memadai dan efektif untuk masalah-masalah mental tersebut, jika tidak, akan ada akibat jangka panjang bagi mereka maupun bagi bangsa ini."

Studi itu menyebutkan bahwa banyak personel tidak berusaha mendapatkan perawatan karena khawatir stigma yang diasosiasikan dengan masalah psikologi dapat membahayakan karier mereka. Kelainan stres pasca-traumatik atau PSTD, dapat disebabkan dari trauma saat berperang, seperti mengalami luka atau menyaksikan orang yang terluka.

Gejalanya antara lain sifat lekas marah atau kemarahan yang meledak, sulit tidur, susah konsentrasi, waspada secara berlebihan dan respon berlebih atas keterkejutan.RAND menganjurkan agar Pentagon (markas besar angkatan bersenjata AS) membuka jalan bagi para personel untuk mendapatkan perawatan kesehatan mental secara rahasia dan memantau mutu perawatan tersebut.

Kolonel (AD) Loree Sutton, direktur U.S. Defense Center of Excellence for Psychological Health and Traumatic Brain
Injury, menyambut baik hasil studi tersebut. Dia prihatin bahwa ternyata hanya sekitar setengah dari mereka yang mencari perawatan, mendapatkan perawatan "memadai secara minimal". Sutton mengatakan dirinya akan memacu militer untuk berusaha lebih keras merekrut tambahan spesialis perawatan kesehatan jiwa.

Angkatan Darat AS akan mempekerjakan 275 profesional kesehatan mental dari kalangan sipil namun rencana itu terkendala oleh ketatnya pasar kerja serta kesulitan mendapatkan sipil yang bersedia bekerja di medan tempur. RAND, organisasi swasta tersebut, memperkirakan bahwa stres dan depresi pada para tentara yang pulang telah menghabiskan dana 6,2 miliar dolar selama dua tahun sejak penugasan mereka selesai. Dana tersebut dihitung berdasarkan hilangnya produktivitas, biaya pengobatan dan risiko bunuh yang lebih tinggi untuk bunuh diri.[rofx/sm]