Selasa, 03 Februari 2009

Para Anggota Dewan Israel Terjerat Kasus Pelecehan Seksual




Tuesday, 03 February 2009

ImageAlislamu.com -- Salah satu sumber Israel berbahasa Ibrani berhasil mengungkap kasus pelecehan seksual terbaru yang dilakukan oleh para anggota dewan, kasus ini sengaja ditutupi oleh pemerintah Zionis Israel demi menjaga nama baik mereka.

Dalam kasus pelecehan seksual itu, melibatkan salah seorang pimpinan anggota dewan Israel. Ia dan para anggota dewan lainnya melakukan pelecehan seksual terhadap salah seorang wanita yang juga anggota dewan, demikian menurut laporan berita di salah satu TV di Israel sebagaimana yang dikutip oleh laman islammemo, Selasa (03/02).

Korban pelecehan seksual itu mengadukan pimpinannya dan para anggota dewan lainya ke pengadilan dengan tuduhan telah melakukan tindakan pelecehan seksual. Namun, ia merasa kecewa terhadap pengadilan tempat ia mengadukan kasus itu. Pengadilan menolak aduannya dengan alasan pihaknya tidak berhak menangani kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pimpinan dan anggota dewan di Israel.

Kasus pelecehan seksual di kalangan para anggota dewan Israel ini bukan pertama kali terjadi, tapi sudah berulang kali. Salah satu kasus pelecehan seksual yang pernah terjadi di kalangan anggota dewan Israel adalah sebagaimana yang menimpa Nbal Ghebriily.

Dalam kesaksiannya ia mengatakan, "Para lelaki yang menjadi anggota dewan itu tidak jauh beda dengan laki-laki lain yang ada di masyarakat umum di Israel."

Pada kesempatan lain, korban seksual yang dulu juga menjabat sebagai anggota dewan pernah mengaku bahwa ia selalu menjadi obyek pelecehan seksual di kalangan para anggota dewan. Menurutnya, tak kurang tiga kali dalam sehari mereka melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

Di Israel, sebenarnya telah ditetapkan undang-undang yang mencegah tindak pelecehan seksual pada tahun 1998. Namun pada kesempatan yang sama, ketika kasus pelecehan seksual itu terjadi di kalangan para anggota dewan undang-undang itu seolah tidak berlaku bagi mereka. Bahkan, pemerintah cenderung menutupi kasus tersebut. (ism/fani)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar