Jumat, 06 Maret 2009

Hujan Deras Menambah Kedukaan Baru Gaza


Keluarga Gaza yang kini tinggal di tenda-tenda akibat rumah-rumah mereka dihancurkan Yahudi Israel tambah sengsara dengan datangnya musim hujan. Hujan deras berhari-hari mengguyur Gaza membuat tenda-tenda kain tempat tinggal darurat mereka basah kuyup dan menjadikan tanah-tanah di sekitarnya becek seperti rawa-rawa.


Hidup di tenda sebelum datangnya musim hujan saja sudah cukup berat bagi para pengungsi. Seperti yang terjadi camp Al-Zaitun, Al-Qirim, Abedrabbo, Beit Lahia dan Al-Rayyan dan beberapa di tenda sebelah utara Gaza. Mereka menghadapi kondisi sempit, privasi yang minimal dan selalu kehabisan bahan pangan. Ibu-ibu di tenda-tenda tersebut menerima kenyataan bahwa anak-anak mereka tidak punya tempat untuk belajar, makanan dan minuman mereka tidak pernah bisa hangat dalam kondisi kehujanan terus menerus. Tenda-tenda itu hanya memberikan sedikit kenyamanan dari hujan dan bahan makanan mereka selalu kebasahan.


Kini mereka hanya bisa sedikit berharap adanya bantuan di masa datang, saat pintu perbatasan dibuka dan bantuan kemanusiaan memasuki Gaza. Dalam kondisi terisolasi dan diacuhkan mereka berharap bahwa hujan akan segera reda agar sedikit meredakan kesengsaraan mereka.[muslimdaily.net/fais]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar