Senin, 13 April 2009

Sekjen Baru Nato Pendukung Kartun Nabi saw

Image
Hanya Turki yang sempat menentang pemilihan Rasmussen. Hal itu terkait hilangnya popularitas Rasmussen akibat penerbitan kartun Nabi Muhammad di Denmark pada 2005 lalu
Setelah perdebatan panjang, akhirnya para pemimpin Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) memilih Perdana Menteri Denmark, Anders Fogh Rasmussen sebagai Sekjen baru NATO.

Rasmussen secara resmi menjadi sekjen NATO menggantikan Jaap de Hoop Scheffer yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 31 Juni mendatang.

Meski komando militer NATO berada di tangan AS, namun untuk jabatan sekjen, akan dipilih di antara pemimpin negara-negara anggota Uni Eropa.

Mayoritas negara-negara anggota NATO khususnya Inggris, Perancis, dan Jerman begitu juga AS mendukung terpilihnya perdana menteri Denmark sebagai sekjen baru pakta pertahanan itu.

Hanya Turki yang sempat menentang pemilihan Rasmussen. Hal itu terkait hilangnya popularitas Rasmussen akibat penerbitan kartun Nabi Muhammad di Denmark pada 2005 lalu.

Pada waktu itu, perdana menteri Denmark ini mendukung penerbitan dan publikasi kartun-kartun Nabi Muhammad dengan alasan kebebasan berekspresi. Padahal karikartur itu jelas-jelas menghina umat Islam termasuk negara Turki yang berpenduduk mayoritas muslim.

Dalam pertemuan pemimpin NATO itu, Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan mengkritik sikap Rasmussen yang menghina Nabi dan umat Islam di dunia. Ia menyatakan bahwa pencalonan perdana menteri Denmark sebagai sekjen NATO tidak akan memberikan kontribusi pada perdamaian dunia.

Tetapi, setelah mendapatkan jaminan dari Presiden AS, Barack Obama dan sebagian pemimpin Eropa, akhirnya Turki bisa menerima pencalonan itu.

Dengan terpilihnya sekjen baru NATO, kini negara-negara anggota pakta pertahanan itu menanti gebrakan dan ide-ide baru Rasmussen dalam menghadapi berbagai tantangan yang membayangi mereka.

Anders Fogh Rasmussen terpilih sebagai sekjen NATO saat pakta pertahanan yang beranggotakan dari 28 negara itu berada dalam kondisi sulit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar